12-07-2010
Terpanggil dan berbakti. Itulah judul dari buku tentang sejarah sendiri yang telah dipesan oleh Kongregasi Putri Maria dan Yosef. Buku ini, yang tebalnya kira-kira 180 halaman dengan ilustrasi yang indah, dipersembahkan di rumah induk di ’s-Hertogenbosch pada kesempatan pesta yubileum yang dirayakan pada tanggal 7, 8 dan 11 juli. Buku dapat dibeli di dua toko buku: dari biara Berne di Heeswijk-Dinther dan di toko buku Adr. Heinen (Selexyz) di ’s-Hertogenbosch.
Didirikan pada tahun 1820.
Kongregasi ini, demikianlah pengarang Andries Molengraaf menulis, didirikan pada tahun 1820 untuk menawarkan perspektif kepada sekian banyak orang yang miskin dan tidak berpeluang yang tinggal di Den Bosch. Khususnya antara tahun 1890 dan 1940, persekutuan suster ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, demikianlah buku ini menguraikan. Di semakin banyak desa dan kota didirikan cabang-cabang, acap kali untuk memberi layanan pendidikan dan perawatan. Yang khas dari karya para suster adalah bahwa mereka menjadi pelopor dalam mendirikan asrama-asrama sekolah untuk anak-anak yang tuna rungu atau cacat indera pendengarannya, anak-anak yang cacat mental, anak-anak yang susah dididik dan anak-anak yang cacat badan. Di panti-panti ini para suster terhitung sebagai peletak dasar dari berbagai metode pendidikan, perawatan dan terapi.
Empat negara misi
Di luar negeri pun (Brasilia, Cina, Indonesia dan Kongo) para suster mulai berkarya. Sukses yang langgeng berhasil mereka kembangkan di misi mereka di Indonesia. Misi ini berkembang menjadi suatu persekutuan yang hidup, dengan berbagai komunitas, yang menjadi sumber dari berbagai macam karya kasih.
Mengejutkan dan penuh harapan
Masa penyusutan sesudah perang yang menyedihkan, di mana panggilan semakin berkurang dan mereka yang keluar semakin banyak, dibahas juga. Tetapi akhir buku ini mengejutkan dan penuh harapan, dengan suatu kelanjutan baru.
Harga: € 35,–
ISBN: 9789081564816.
Kapel-kapel rumah induk. Sebenarnya judulnya sudah cukup jelas: buku ini mengulas kapel-kapel yang selama ini pernah dimiliki oleh Kongregasi Putri Maria dan Yosef. Buku kecil ini, dikarang dan disusun oleh suster Veronie Franken dan suster Monique Cillessen, dan yang diterbitkan oleh bapak R.S. dan O.L. Schrover, menawarkan pandangan sekilas tentang kapel-kapel ini, dan secara khusus memperlihatkan semua perubahan yang telah diadakan dalam kapel yang sekarang ini, dengan berjalannya waktu.
Jantung tarekat
Buku ‘Kapel-kapel rumah induk’ dengan sangat mengena menggambarkan pentingnya suatu kapel untuk kongregasi. Ternyata bahwa kapel merupakan jantung persekutuan religius ini. Di tempat inilah orang berdoa, menyanyi dan bermeditasi, dan kehadiran Allah dirasakan dan dirayakan secara liturgis. Rumah induk di ’s-Hertogenbosch sudah sejak awal mempunyai sebuah kapel, demikianlah diuraikan dalam buku kecil ini. Di tahun-tahun pertama sekedar sebuah ruangan yang ditata sebagai kapel.
Tiga kapel sejati
Kapel ini pada tahun 1830 diganti dengan sebuah ‘kapel sejati’, yang juga disebut kapel pertama. Tahun 1846 kapel ini diganti dengan sebuah kapel lain, yang dibangun dengan gaya Klassis, yang dirancang sesuai dengan ide-ide pendiri kongregasi, pastor Heeren. Tahun 1911 kapel dewasa ini, yang jauh lebih besar (kapel yang ketiga), mulai dipakai. Kapel kedua sejak itu dipakai sebagai refter. Interior kapel ketiga sepanjang abad ke-20 direnovasi besar-besaran beberapa kali. Perubahan-perubahan ini direkam dalam buku kecil ini, dengan kata dan gambar.
Harga: € 15,-
ISBN: 9789080840829
Bisa dibeli di:
Toko buku Adr. Heinen
Kerkstraat 27
5211 KD ’s-Hertogenbosch
073-6130012
www.selexyz.nl
Kongregasi Putri Maria dan Yosef, pada tanggal 7, 8, 10 dan 11 Juli 2010 telah memperingati hari lahirnya yang ke-190.
Pesta ini, yang dirayakan di dalam rumah induk di ’s-Hertogenbosch, dimaksudkan untuk para suster, sanak keluarga para suster, staf pembantu, sukarelawan dan relasi. Perayaan-perayaan yang dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan, hanya bisa dihadiri oleh undangan. Pesta yubileum ini menjadi langkah pembukaan untuk suatu awal baru, antara lain dengan didirikannya Rumah Spiritualitas dan adanya calon-calon baru.
Didirikan pada tahun 1820
Kongregasi ini, yang juga dikenal sebagai Suster-Suster dari Choorstraat, didirikan pada tahun 1820 untuk menawarkan perspektif baru kepada anggota masyarakat Den Bosch yang miskin dan hampir tidak berpeluang. Khususnya antara tahun 1890 dan 1940, persekutuan suster ini mengalami perkembangan yang luar biasa. Di makin banyak desa dan kota mereka mendirikan cabang, sering kali untuk memangku tugas dalam bidang pengajaran dan perawatan. Yang menarik dari jenis karya yang ditangani para suster adalah bahwa mereka memelopori pengajaran di asrama-asrama sekolah untuk anak-anak tuna rungu dan cacat pendengaran, anak-anak yang cacat mental, yang sulit dididik dan anak-anak yang cacat badan. Dalam lembaga-lembaga ini, para suster boleh disebut sebagai peletak dasar dari berbagai metode pengajaran, perawatan, pengobatan dan pedagogi.
Empat negara misi
Di luar negeri pun (Brasilia, Cina, Indonesia dan Kongo) para suster mulai berkarya. Sukses yang langgeng berhasil mereka raih di negara misi Indonesia. Yang berkembang menjadi suatu persekutuan yang hidup, dengan berbagai komunitas, yang menjadi sumber dari berbagai macam karya kasih.
Kelanjutan yang baru
Karena pimpinan kongregasi telah memutuskan untuk mengupayakan suatu kelanjutan yang baru di Negeri Belanda, sekali lagi para wanita mulai mendekati persekutuan ini. Yang dimaksud di sini adalah wanita-wanita yang mendambakan spiritualitas dan kebersamaan. Yang mereka bisa mereka peroleh dalam Rumah Spiritualitas yang telah didirikan di rumah induk. Di sana mereka bisa mengikuti ceramah dan pelatihan dalam bidang Kristiani dan spiritual. Pembinaan di Rumah Spiritualitas bisa menjadi dasar untuk membina ikatan yang berlanjut dengan kongregasi, dalam bentuk keanggotaan asosiasi atau keanggotaan murni.
Apakah Anda ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kongregasi?
Silakan menghubungi Thekla Schrammeijer. Dialah yang bertanggung jawab untuk Rumah Spiritualitas.
Kongregasi Putri-Putri Maria dan Yosef
Papenhulst 5
5211 LC ’s-Hertogenbosch
073-6904500